Sejarah Singkat Terbentuknya Gnb Serta Tugas Indonesia

Iklan 728x90

Sejarah Singkat Terbentuknya Gnb Serta Tugas Indonesia


Gambar suasana GNB bersama pemimpin netral dunia  Sejarah Singkat Terbentuknya GNB Serta Peran Indonesia
Gambar suasana GNB bersama pemimpin netral dunia - rmol.co

- Gerakan Non Blok atau biasa disingkat GNB yaitu gerakan masyarakat global untuk terbebas dari ikut serta perang ideologi yang dilakukan Uni Soviet dan Amerika. GNB bersifat universal dan global dan mempunyai kepentingan utama yaitu terlepasnya dari ketergantungan kedua negara adidaya yang ketika itu sedang berivalitas dan ingin menerangkan kepada dunia,siapa yang lebih andal dari mereka. Untuk itu Amerika dan Uni Soviet saling menaruhkan ideologinya di masing masing negara terutama negara berkembang.

Latar Belakang

Disaat jepang dan jerman mulai terdesak oleh serangan sekutu,akhirnya semakin usang pengaruh fasisme di negara jajahan semakin melemah dan kesudahannya tim fasissme sanggup dapat dikalah oleh sekutu. Disaat itu berbagai negara jajahan yang lepas dan menjadi negara merdeka.

Disisi lain pihak sekutu yang terdiri dari Prancis, UK, Amerika serta Uni Soviet menjadi pemenangnya. Dan sehabis itu Amerika dan Uni Soviet dinyatakan sebagai negara yang sangat besar lengan berkuasa dan saling beradu kekuatan dengan menaruhkan ideologinya di masing masing negara.

Untuk itu , Mesir, Indonesia,India,Ghana dan Yugoslavia sebagai negara yang takut dengan ikut campur terjadinya perang hirau taacuh memutuskan membuat Gerakan Non Blok atau Blok yang tidak ikut blok manapun. Kelima negara tersebut bersepakat untuk memfokuskan memberantas kemiskinan, meningkatkan pendidikan guna menghadapi persaingan diantara negara sedunia serta mempererat tali persaudaraan dibanding menjadi musuh satu sama lain.

Kata Kunci

  • Gerakan Non Blok -  Perang Dingin - Politik Bebas dan Aktif
  • KTT -  Amerika dan Rusia -  Ir Soekarno -  Asia Afrika
  • Perang Dunia - Negara Berkembang - Visi Misi


Terbentuknya GNB

Pada tanggal 1 hingga 6 September 1961, pemerintah indonesia,mesir,india,Yugoslavia dan Ghana setuju untuk mengadakan KTT atau konferensi tingkat tinggi di Beograd Yugoslavia (sekarang Serbia ). Pemimpin negara tersebut saling bernegosiasi dan bermusyawarah dan kesudahannya melahirkan beberapa keputusan untuk  membentuk sebuah gerakan yang bertujuan untuk bebas dari belenggu penjajahan gres berupa ideologi dan berfokus membenahi negara sendiri. 

Pendirinya yaitu lima pemimpin netral dunia yaitu

  1. Presiden Yugoslavia I Josip Broz Tito
  2. Presiden Indonesia I Ir Soekarno
  3. Presiden Mesir I Gamal Abdul Nasser
  4. PM dari Indoa I Jawaharlal Nehru
  5. Presiden Ghana I Kwame Nkrumah


Kelima pemimpin tersebut bersepakat untuk menjadi blok ketiga yang tidak ikut dalam blok manapun dan mempunyai visi lebih penting daripada ikut perang bersama Uni Soviet atau Amerika. Pada awal terbentuknya GNB yang hanya terdiri dari 5 anggota,lambat laun GNB semakin bertambah menjadi 25 anggota negara dan diperkirakan akan selalu bertambah.

Hal ini menerangkan bahwa GNB merupakan organisasi yang dipandang baik oleh masyrakat dunia khususnya bagi negara yang berkembang. Biasanya GNB beranggotakan lebih banyak didominasi negara Asia dan Afrika yang kebanyakan negara yang tahapnya masih berkembang. Selain itu GNB juga mempunyai syarat khusus untuk mendaftar sebagai anggota yaitu sebagai berikut

  • Menganut politik bebas dan hidup berdampingan secara damai
  • Mendukung gerakan nasional untuk merdeka dari penjajahan apapun
  • Tidak menjadi anggota militer di pakta pertahanan dari Uni Soviet ataupun Amerika ( Sekarang hanya NATO saja )


Adapun tujuan penting dibentuknya GNB yaitu sebagai berikut

  • Meredakan ketegangan dunia sebagai akhir persaingan dan permusuhan diantara kedua blok
  • Berusaha untuk membuat perdamaian awet di dunia ini dan terhindar dari permusuhan dan perpecahan
  • Mengusahakan relasi yang lebih demokratis diantara bangsa bangsa
  • Meningkatkan bentuk persahabatan di negara di dunia khususnya anggota GNB
  • Membentuk kerjasama baik dibidang politik maupun ekonomi biar sanggup maju bersama menjadi negara yang merdeka,berdaulat dan sejahtera
  • Menentang beruk penjajahan baik penjajahan wilayah,budaya maupun ideologi
  • Menghapus bentuk rasisme atau pandangan membeda bedakan orang lain walau berbeda negara, suku dan agama

Peran Indonesia

Indonesia sangat banyak menyumbangkan kontribusinya dalam ikut serta membangun organisasi GNB dari awal hingga sekarang. Ir Soekarno ,presiden indonesia bahkan menjadi pemimpin dunia yang menjadi bapak pendiri GNB.

GNB juga pernah mengadakan KTT di wilayah indonesia khususnya  di Jakarta dan Bogor. Selama 3 tahun dipimpin sementara oleh Indonesia, GNB banyak diapresiasi alasannya keberhasilannya dalam menjalankan politik luar negrinya yang bebas dan aktif.

Selain itu,Indonesia juga banyak dipercaya menjadi pihak mediasa di sengketa lahan di negara asia ibarat persoalan sparatisme moro di Filipina,Laut China selatan di bahari asia tenggara, dan sebagainya. Maka dari itu negara negara asia ataupun afrika memandang sikap indonesia sangat bebas dan aktif dalam menjadi penengah dan pemimpin organisasi tingkat benua bahkan dunia.

Terimakasih atas perhatiannya pembaca. Semoga artikel yang saya buat bermanfaat dan sanggup dinikmati oleh pembaca. Jangan lupa untuk like dan komen sebagai bentuk aktif dan pinjaman pembaca terhadap kami. Sampai jumpa di artikel berikutnya.



Loading...
ARTIKEL PILIHAN

Post a Comment