Wisata Sejarah Di Pulau Papua

Iklan 728x90

Wisata Sejarah Di Pulau Papua

Indonesia dikenal mempunyai banyak tempat pariwisata yang indah dan eskotis. Baik Wisata alamnya, wisata budayanya bahkan waisata sejarahnya yang tersebar luas diwilayah Indonesia yang merupakan warisan nenek moyang bangsa Indonesia.


Peninggalan-peninggalan sejarah yang masih ada kini ini merupakan bukti kasatmata akan saksi mati kehidupan sejarah Indonesia terutama Wisata Sejarah Di  Papua yang hingga kini masih sanggup kita lihat dan saksikan.

  • Situs Purbakala Kokas


Indonesia dikenal mempunyai banyak tempat pariwisata yang indah dan eskotis 7 WISATA SEJARAH DI PULAU PAPUA

Situs Purbakala Kokas ini terletak di desa Kokas, Kabupaten Fakfak, Papua Barat.  Ditempat ini ditemukan banyak sekali cap tangan berwarna merah yang terlukis pada dinding-dimding kerikil di tebing dan gua yang terletak di pinggir laut. Obyek Wisata Sejarah ini dikenal sebagai Situs Purbakala Kokas atau penduduk setempat menyebutnya Situs Purbakala Tapurarang.

Karena warna merah pada lukisan cap tangan di tebing tersebut mirip warna darah manusia. Masyarakat setempat juga sering menyebut Tapurarang sebagai  lukisan cap tangan darah.

Untuk mencapai Situs Purbakala Kokas, Dari terminal Fakfak, Anda harus menempuh perjalanan darat menuju Kokas sejauh 50 kilmeter dengan waktu tempuh sekitar 2 jam. Biaya transportasinya hanya sebesar Rp 25.000 per orang, sekali jalan. Tiba di Kokas, perjalanan masih harus dilanjutkan memakai longboat dengan waktu tempuh sekitar 1 jam. Jika air sedang pasang, Anda sanggup naik ke tebing dan menyaksikan lukisan ini dari dekat. Namun kalau air surut keindahan lukisan tebing ini hanya sanggup dinikmati dari atas longboat.

  • Wisata Sejarah Perang Dunia II Di Pulau Owi, Papua

Indonesia dikenal mempunyai banyak tempat pariwisata yang indah dan eskotis 7 WISATA SEJARAH DI PULAU PAPUA

Pulau Owi memiliki tugas yang sangat strategis dalam Perang Dunia II bagi tentara Sekutu untuk mengalahkan Jepang di wilayah Pasifik dan Asia Tenggara. Bermodalkah nilai sejarah yang sangat besar inilah, maka tidak hiperbola maka Pulau Owi menjadi titik utama pariwisata di masa yang akan datang.

Dengan keindahan alam lautnya yang sangat mempesona  Pulau Owi ini dikelilingi oleh 3 Taman Laut yakni Padaido, Pulau Rani-Mapia dan Pulau Meos Indi. Dengan demikian Pulau Owi merupakan tempat Wisata Sejarah sekaligus sebagai tempat Wisata Budaya di daerah Papua.

  • Wisata Sejarah Pulau Mansinam


Indonesia dikenal mempunyai banyak tempat pariwisata yang indah dan eskotis 7 WISATA SEJARAH DI PULAU PAPUA

Tempat ini berjulukan Mansinam. Mungkin sebagian dari kita absurd dengan nama ini. Namun jangan salah, tempat ini merupakan sebuah tempat yang telah mendunia. Bukan hanya alasannya ialah keindahannya, latar sejarah juga menimbulkan Mansinam sebagai salah satu tujuan dari wisata religi umat Nasrani Protestan di seluruh dunia. Pulau ini merupakan cuilan dari wilayah Papua Barat. Letaknya sekitar 6 Km dari Manokwari. Untuk mencapai pulau ini hanya membutuhkan waktu 10 hingga 15 menit memakai speed boat.

Setiap tahun pada tanggal 5 Februari, ribuan orang dari penjuru Papua tiba ke tempat ini untuk mengadakan perayaan memperingati kedatangan Ottow dan Geissler. Siapakah Ottow dan Geissler? Dua orang berkebangsaan Jerman ini tiba di Pulau Mansinam dengan membawa misi penyebaran injil. Namun ketika itu, suku yang mendiami Pulau Mansinam bersikap tertutup terhadap orang absurd yang datang. Ottow dan Gaissler tidak menyerah. Mereka terus berjuang untuk membuatkan Nasrani kepada Suku Numfor, yakni suku yang ketika itu mendiami Pulau Mansinam.

Tidak hanya itu, mereka juga mempelajari bahasa lokal suku setempat kemudian menerjemahkan doa-doa ke dalam bahasa lokal tersebut. “Dua rasul” bagi Papua ini juga mengajarkan Suku Numfor di Pulau Mansinam membaca dan menulis. Awalnya suku numfor sangat sulit untuk sekedar memegang pensil. Namun, kegigihan suku numfor yang didampingi dengan kesabaran Ottow dan Geissler untuk sanggup keluar dari kegelapan menciptakan mereka sanggup membaca dan menulis. Kemudian untuk mempermudah sosialisasi aliran Kristen, Ottow dan Geissler melaksanakan penerjemahan injil ke dalam bahasa Melayu. Hal ini pun alhasil menyebar ke daerah Papua lainnya. Inilah yang menjadi cikal bakal masyarakat Papua lainnya mengenal ilmu pengetahuan.

  • Wisata Sejarah Raja Ampat

Indonesia dikenal mempunyai banyak tempat pariwisata yang indah dan eskotis 7 WISATA SEJARAH DI PULAU PAPUA

Raja Ampat berarti “Empat Raja”, julukan yang berasal dari kurun ke 15 yaitu ketika salah satu Sultan Islam dari Tidore menunjuk 4 raja lokal di Waigeo, Batanta, Salawan, dan Misool. Kemudian 4 pulau itu menjadi wilayah administrative Provinsi Papua Barat dan Waigeo menjadi ibukota Kabupaten Raja Ampat.Peradaban kuno di Raja Ampat sanggup ditemukan di beberapa peninggalan sejarah mirip contohnya lukisan dinding kerikil di beberapa gua di Pulau Misool.Lukisan dinding kerikil kuno inidiperkirakan dilukis pada 2000 tahun yang lalu.

Di daerah formasi Misool ditemukan peninggalan prasejarah berupa cap tangan yang diterakan pada dinding kerikil karang. Uniknya, cap-cap tangan ini berada sangat akrab dengan permukaan bahari dan tidak berada di dalam gua. Menurut perkiraan, usia cap-cap tangan ini sekitar 50.000 tahun dan menjadi cuilan dari rangkaian petunjuk jalur penyebaran insan dari daerah barat Nusantara menuju Papua dan Melanesia.

Kabupaten yang memperingati Hari Ulang Tahun setiap tanggal 9 Mei ini kini merupakan sebuah Kabupaten di Propinsi Papua Barat yang dimekarkan dari Kabupaten Sorong pada tahun 2003. Bila kita lihat peta Propinsi Papua Barat maka letak Kabupaten ini terletak di kepulauan sebelah barat paruh burung pulau papua. Kabupaten Raja Ampat terdiri dari kurang lebih 610 pulau yang mempunyai panjang total tepi pantai 753 km. Pusat pemerintahan dan sekaligus Ibukota bagi Kabupaten Raja Ampat ialah sebuah kota yang terletak di Pulau Waigeo, yaitu kota Waisai.

  • Wisata Sejarah Ke Kota Tua Pulau Dum

Indonesia dikenal mempunyai banyak tempat pariwisata yang indah dan eskotis 7 WISATA SEJARAH DI PULAU PAPUA

Pulau Dum atau Doom adalah salah satu pulau akrab Sorong, Papua Barat. Pulau ini mempunyai riwayat perjalanan sejarah yang panjang dalam peradaban insan modern semenjak usang da telah masuk dalam peta Kolonial Belanda pada kurun ke-19. Pulau ini termasuk sebagai wisata sejarah di daerah Papua dan mempunyai pesona alam yang sangat indah.

Jejak peninggalan sejarah dari Kolonial Belanda dan Tentara Jepang pun masih sanggup kita lihat di Pulau Doom ini. Dan pagi wisatawan penikmat wisata sejarah, tempat ini sangat mengasyikan, Suasana kolonial Belanda yang terdapat di Pulau ini membuka sebuah fantasi kita untuk ikut karam dalam nuansa zaman dahulu.

  • Wisata Sejarah Merauke

Indonesia dikenal mempunyai banyak tempat pariwisata yang indah dan eskotis 7 WISATA SEJARAH DI PULAU PAPUA

Kabupaten Merauke merupakan salah satu dari kabupaten/kota yang ada di Provinsi Papua.

Bila di sebelah Timur Merauke berbatasan dengan PNG, maka di Utara berhadapan dengan Kabupaten Boven Digul dan Kabupaten Mappi. Sedangkan di cuilan Barat dengan Kabupaten Asmat dan di Selatan terbentang Laut Arafura.

Dengan luas wilayah 45.071 kilometer persegi, Kabupaten Merauke mempunyai potensi sumber daya alam yang besar. Sementara pariwisata dan budaya merupakan salah satu potensi yang turut mendukung.

Wisata Sejarah

Beberapa tugu yang dibangun di Merauke  serta tempat pengasingan Soekarno-Hatta, sebagai media memperingati suatu insiden yang bersejarah dan beberapa tugu lainnya seperti:

  • Tugu Merauke yang merupakan tugu untuk mengenang insiden kedatangan bangsa absurd ke Merauke.
  • Tugu Pepera, Tugu ini dibangun pada 17 September 1969 untuk memperingati bersatunya wilayah Irian Barat (sekarang Papua) ke negara Indonesia.
  • Tugu Kembaran, Yaitu Tugu Sabang-Merauke, tugu kembaran yang hanya terdapat di Sabang dan Merauke. Bentuknya yang sama menggambarkan luas wilayah Indonesia dari Sabang hingga Merauke.   

Di sini juga Anda sanggup melihat tempat dimana Presiden dan Wapres pertama Indonesia diasingkan ke penjara bawah tanah oleh kaum muda demi Kemerdekaan Indonesia yang bertempat kurang lebih 600 km dari Kabupaten Merauke tepatnya di Kabupaten Boven Digoel.

  • Wisata Sejarah Gua Jepang

Indonesia dikenal mempunyai banyak tempat pariwisata yang indah dan eskotis 7 WISATA SEJARAH DI PULAU PAPUA

Siapapun tak mengira, Biak di Kabupaten Biak Numfor ini, menyimpan situs sejarah Perang Dunia II yang cukup mistis. Situs sejarah itu berupa dua buah gua alami yaitu Gua Binsari dan Gua Jepang Lima Kamar. Gua ini punya dongeng ngeri perihal perang antara tentara Jepang dengan tentara Sekutu.

Ternyata Gua Binsari ini mempunyai lorong yang tembus hingga Gua Jepang Lima Kamar di tepi pantai yang menghadap ke Samudera Pasifik.

Menurut warga lokal, Binsari berarti wanita tua. Konon dahulu, ada nenek-nenek di gua ini. Setelah Jepang datang, nenek itu menghilang entah ke mana. Makanya kenapa gua ini dinamakan Gua Binsari.
Loading...
ARTIKEL PILIHAN

Artikel Terkait