Ikon Tempat Paling Populer Di Indonesia

Iklan 728x90

Ikon Tempat Paling Populer Di Indonesia

Ikon merupakan tanda atau ciri khas suatu kawasan atau kota tertentu serta sebagai pengenal kota tersebut dari kota-kota lainnya. Di Indonesia banyak sekali daerah-daerah atau kota-kota yang mempunyai kekhasan sendiri yang tidak terdapat di kota-kota lainnya mirip Jam Gadang yang menjadi Ikon Kota Bukittinggi di Sumatera Barat, Monumen Nasional atau Monas yang menjadi Ikon Kota Jakarta atau Gedung Sate yang menjadi Ikon Kota Bandung di Provinsi Jawa Barat.

BerikutIkon Daerah Paling Terkenal Di Indonesia yang jikalau Anda berkunjung ke kota-kota dibawah ini belumlah lengkap jikalau tidak mengunjungi Ikon Daerah tersebut.

  • Monumen Nasional, DKI Jakarta


 Ikon Daerah Paling Terkenal Di Indonesia  10 IKON DAERAH PALING TERKENAL DI INDONESIA

Ikon Daerah Paling Terkenal Di Indonesia yang pertama dalam daftar kami ialah Monumen Nasional (Monas). Monumen Nasional (Monas) bukan saja menjadi Ikon Kota Jakarta tetapi juga bangsa Indonesia. Monumen peringatan setinggi 132 meter ini didirikan untuk mengenang perlawanan dan usaha rakyat Indonesia untuk merebut kemerdekaan dari pemerintah kolonial Hindia Belanda. 

Monumen yang dibangun pada 17 Agustus 1961 atas Presiden Soekarno ini mulai dibuka untuk umum pada tanggal 12 Juli 1975. Monumen ini dimahkotai pengecap api yang dilapisi emas, melambangkan semangat usaha rakyat Indonesia yang menyala-nyala. 

  • Jam Gadang, Bukittinggi, Sumatra Barat


 Ikon Daerah Paling Terkenal Di Indonesia  10 IKON DAERAH PALING TERKENAL DI INDONESIA

Jam Gadang ialah Ikon daerah Sumatera Barat yang terletak di Kota Bukittinggi. Menara ini mempunyai jam dengan ukuran besar di empat sisinya sehingga dinamakan Jam Gadang (bahasa minangkabau) yang berarti "Jam Besar".

Selain dijadikan sebagai Ikon Kota Bukittinggi dan Sumatera Barat, Jam Gadang juga telah dijadikan sebagai Tempat Wisata Andalan Bukittinggi dengan memperluas taman disekitar menara jam ini.

Jam Gadang selesai dibangun pada tahun 1926 sebagai hadiah dari Ratu Belanda kepada Rook Maker, seorang sekretaris atau controleur Fort de Kock (sekarang Kota Bukittinggi) pada masa pemerintahan Hindia Belanda. Arsitektur Menara Jam Gadang dirancang oleh arsitektur Yazid Rajo Mangkuto, Sedangkan peletakkan kerikil pertama dilakukan oleh putra pertama Rook Maker yang ketika itu masih berusia 6 tahun.

Pembangunan Jam Gadang ini menghabiskan biaya sekitar 3.000 gulden, biaya yang tergolong fantastis pada masa itu. 

  • Jembatan Ampera, Palembang, Sumatra Selatan

 Ikon Daerah Paling Terkenal Di Indonesia  10 IKON DAERAH PALING TERKENAL DI INDONESIA

Jembatan Ampera adalah jembataan pujian dan ikon kawasan masyarakat Palembang, Sumatra Selatan. Jembatan yang dibangun pada tahun 1962 ini merupakan jembatan penghubung antara seberang ulu dengan seberang ilir yang dibelah oleh Sungai Musi. Jembatan yang pernah menjadi Jembatan Terpanjang Di Indonesia ini mempunyai panjang 1.117 meter dengan lebar 22 meter dengan menara setinggi 63 meter dan mencapai berat sekitar 944 ton.

Ikon Daerah Sumatra Selatan lainnya ialah Benteng Kuto Besak serta Masjid Agung Sultan Mahmud Baharuddin II.

  • Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat

 Ikon Daerah Paling Terkenal Di Indonesia  10 IKON DAERAH PALING TERKENAL DI INDONESIA

Gedung Sate merupakan Ikon Kota Bandung dengan ciri khas berupa ornamen bacokan sate pada menara sentralnya. Gedung ini bukan saja menjadi kebanggan masyarakat Bandung dan Jawa Barat saja tetapi juga rakyat Indonesia.

Gedung yang mulai dibangun pada tahun 1920 - 1924 diarseteki oleh Ir. J. Gerber dan kelompoknya serta  tidak lepas dari masukkan maestro Belanda Dr. Hendrik Petrus Berlage yang bernuansakan wajah arsitektur tradisional Indonesia.

Gedung Sate berdiri diatas lahan seluas 27.990.859 meter persegi dengan luas bangunan 10.877.734 meter persegi. Selain dikenal sebagai Ikon Kota Bandung, Sejak tahun 1980, gedung ini dijadikan Kantor Gubernur Jawa Barat serta telah menjadi salah satu Tempat Tujuan Wisata Kota Bandung khususnya wisatawan mancanegara yang sengaja berkunjung ke gedung ini alasannya ialah keterkaitan emosi dan sejarah dari Gedung Sate.   

  • Tugu Khatulistiwa, Pontianak, Kalimantan Barat

 Ikon Daerah Paling Terkenal Di Indonesia  10 IKON DAERAH PALING TERKENAL DI INDONESIA

Tugu Khatulistiwa juga merupakan salah satu Ikon Daerah Paling Terkenal Di Indonesia. Tugu ini merupakan kebanggan khususnya masyarakat Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Tugu yang dibangun pada tahun 1928 ini menjadi salah satu Ikon Kota Pontianak dan selalu dikunjungi oleh masyarakat, khususnya para wisatawan yang tiba ke kota Pontianak.

Sejarah mengenai pembangunana tugu ini sanggup dibaca pada catatan yang terdapat di dalam gedung yang diantaranya berbunyi: Berdasarkan catatan sejarah yang diperoleh pada tahun 1941 dari V. en. W oleh Opzichter Wiese dikutip dari Bijdragen tot de geographie dari Chef Van den topographichen dienst in Nederlandsch - Indie. Den 31 sten Maart 1928 telah tiba di Pontianak satu ekspedisi internasional yang dipimpin oleh spesialis Geograpi berkebangsaan Belanda untuk memilih titik atau tonggak garis equator (Garis Khatulistiwa) di kota Pontianak. 

  • Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh

 Ikon Daerah Paling Terkenal Di Indonesia  10 IKON DAERAH PALING TERKENAL DI INDONESIA

Masjid Raya Baiturrahman adalah sebuah Masjid Kesultanan Aceh yang dibangun oleh Sultan Iskandar Muda Mahlota Alam pada tahun 1612 masehi. Bangunan indah dan megah yang mirip dengan Taj Mahal di India ini terletak sempurna di jantung kota Banda Aceh dan menjadi titik pusat dari segala acara di Nangroe Aceh Darussalam.

Sebagai bangunan bersejarah yang mempunyai nilai seni tinggi, belum lengkap rasanya bila kita berkunjung ke kota Banda Aceh jikalau belum mengunjungi Masjid Raya Baiturrahman. Karena selain sebagai Ikon Kota Banda Aceh dan salah satu Masjid Terindah Di Indonesia, Masjid Raya Baiturrahman juga merupakan Tempat Wisata Religi yang mampu menciptakan wisatawan yang tiba berdecak kagum akan sejarah dan keindahan arsitekturnya.

  • Tugu Pahlawan, Surabaya, Jawa Timur

 Ikon Daerah Paling Terkenal Di Indonesia  10 IKON DAERAH PALING TERKENAL DI INDONESIA

Tugu Pahlawan ialah sebuah monumen kebanggaan Kota Surabaya dan menjadi salah satu Ikon Daerah Paling Terkenal Di Indonesia. Monumen setinggi 41.15 meter berbentuk lingga atau paku terbalik ini berbetuk lengkungan-lengkungan (Canalures) sebanyak 10 lengkungan yang terbagi dengan 11 ruas.

Tugu Pahlawan dibangun untuk memperingati bencana Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya dimana Arek-arek Suroboyo berjuang dengan sangat gigihnya melawan pasukan sekutu bersama Belanda yang hendak menjajah kembali Indonesia.

Monumen ini berdiri di tengah-tengah kota Surabaya atau tepatnya di Jalan Pahlawan Surabaya bersahabat Kantor Gubernur Jawa Timur. Tugu Pahlawan merupakan salah satu Ikon Kota Surabaya sebagai Kota Pahlawan yang berdiri diatas tanah lapang seluas 1,3 hektar. 

Selain Tugu Pahlawan, Surabaya juga mempunyai Ikon Daerah lainnya yaitu Tugu Sura dan Buaya, Jembatan Suramadu. 

  • Keraton Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta

 Ikon Daerah Paling Terkenal Di Indonesia  10 IKON DAERAH PALING TERKENAL DI INDONESIA

Keraton Yogyakarta atau Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat merupakan istana resmi Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan juga salah satu Ikon Kota Yogyakarta paling populer di Indonesia. Keraton Yogyakarta didirikan oleh Sultan Hamengku Buwono I beberapa bulan sesudah adanya Perjanjian Giyanti pada tahun 1755. 

Walaupun Kesultanan Yogyakarta secara resmi telah menjadi bab Republik Indonesia pada tahun 1950, Komplek bangunan keraton ini masih berfungsi sebagai tempat tinggal Sultan dan rumah tangga istananya dan masih tetap menjalankan tradisi kesultanan sampai ketika ini.

Selain sebagai tempat tinggal Sultan dan keluarganya, Keraton Yogyakarta juga merupakan salah satu Tempat Wisata Andalan Yogyakarta. Di sini juga terdapat museum yang menyimpan banyak sekali koleksi milik kesultanan mirip banyak sekali barang santunan dari raja-raja Eropa, replika pusaka keraton dan juga gamelan.

Dari segi bangunannya, Keraton Yogyakarta merupakan salah satu teladan bangunan dengan arsitektur Istana Jawa terbaik. Memiliki balairung-balairung mewah, lapangan, taman dan pavilium yang luas. 

Selain Keraton Yogyakarta, Kota ini juga masih mempunyai beberapa Ikon Terkenal lainnya yang menjadi pujian masyarakat Yogyakarta yaitu Tugu Yogyakarta 

  • Candi Borobudur, Magelang, Indonesia

 Ikon Daerah Paling Terkenal Di Indonesia  10 IKON DAERAH PALING TERKENAL DI INDONESIA

Sama halnya dengan daerah-daerah lainnya di Indonesia, Kota Magelang di Jawa Tengah juga memilki Ikon Daerah Paling Terkenal Di Indonesia yang bahkan bangunan ini telah menjadi salah satu 7 Kejaiban Di Dunia. Bangunan tersebut ialah Candi Borobudur, Candi Budha Terindah dan Terbesar Di Dunia.

Candi Borobudur yang terletak di Kota Magelang didirikan pada abad ke-8 masehi pada masa pemerintahan Wangsa Syailendra memiliki luas 123 x 123 meter dengan tinggi 42 meter dihiasi oleh 2.672 relief dan 504 buah arca. Candi ini pertama kali ditemukan oleh Sir Thomas Stamford Raffles pada tahun 1814.

Saat ini bangunan yang telah menjadi Ikon Kota Magelang dan Jawa Tengah juga merupakan salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 1991. Selain Candi Borobudur, Ikon Jawa Tengah lainnya ialah Lawang Sewu,Ikon Kota Semarang, Tugu Kartini, Ikon Kota Jepara, Masjid Menara Kudus, Ikon Kota Kudus, Monumen Palagan Ambarawa, Ikon Kota Ambarawa, Keraton Surakarta di Ikon Kota Solo,

  • Monumen Simpang Lima Gumul, Kediri 

 Ikon Daerah Paling Terkenal Di Indonesia  10 IKON DAERAH PALING TERKENAL DI INDONESIA

Monumen Simpang Lima Gumul atau SLG ialah salah satu Ikon Daerah Paling Terkenal Di Indonesia yang terletak di Kota Kediri, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Bangunan yang mirip Arc de Triomphe yang berada di Kota Paris, Perancis ini dibangun pada tahun 2003 kemudian dan diresmikan pada tahun 2008 oleh Bupati Kediri ketika itu Bapak Sutrisno.

Secara fisik Monumen Simpang Lima Gumul mempunyai luas 37 hektar dengan luas bangunan sekitar 804 meter persegi dan tinggi 25 meter yang terdiri dari 6 lantai serta ditumpu dengan tiga tangga setinggi tiga meter dari lantai dasar. Angka luas dan tinggi monumen tersebut mencerminkan tanggal, bulan dan tahun hari jadi Kota Kediri yaitu pada tanggal 25 Maret 804 masehi. Pembangunan monumen ini telah menghabiskan dana sekitar Rp. 300 miliar.

Bangunan monumen yang terletak di Desa Tugurejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur ini selain sebagai Ikon Kota Kediri, tempat ini juga menjadi Tempat Wisata Baru Kota Kediri serta sebagai sentra ekonomi dan perdagangan gres (Central Business District) di Kabupaten Kediri.  
Loading...
ARTIKEL PILIHAN