Suku Primitif Di Indonesia yang Terancam Punah

Iklan 728x90

Suku Primitif Di Indonesia yang Terancam Punah

Suku Primitif ~ Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri dari 17.550 pulau, 1027 bahasa dan 1500 suku. Dari 1.500 suku bangsa yang ada di Indonesia sembilan diantaranya  sekarang terancam punah jawaban kebijakan pembangunan yang mengancam pelestarian budaya suku orisinil Indonesia yang pada hasilnya keberadaan 10 Suku Primitif Di Indonesia Ini Terancam Punah.

Seperti diketahui bahwa keberadaan tempat mereka terancam dan mereka harus menyingkir dari kawasan mereka sendiri alasannya keegoan para pengusaha. Sehingga setidaknya ada sekitar 10 Suku Primitif Di Indonesia Terancam Punah alasannya ulah para insan modern. Berikut 10 Suku Primitif tersebut yang kami lansir dari aneka macam sumber.

Suku Oni, Kabupaten Bone


 Suku Primitif Di Indonesia Ini Terancam Punah  10 SUKU PRIMITIF DI INDONESIA INI TERANCAM PUNAH

Suku Oni yaitu suku primitif yang tinggal di Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan. Suku ini mempunyai badan kerdil dengan tinggi hanya sekitar 70 sentimeter. Mereka hidup di gua-gua tersebunyi di kawasan pegunungan. Salah satu yang diketahui yaitu di Dusun Dekko Mapessangka Ponre sekitar 60 km dari kota Watampone.

Fisik suku Oni ibarat insan normal namun ukuran tubuhnya ibarat anak kecil, wajahnya keriput ibarat orang tua. Pakaian yang dipakai sehari-hari, terbuat dari kulit tenunan kayu dan dibuat menjadi pakaian. untuk kebutuhan sehari-hari, mereka hanya bergantung pada buah-buahan yang berada di hutan di sekitar pemukiman mereka.

Saat ini keberadaan mereka sangat sulit untuk diketahui dan ditemukan alasannya wilayah pemukimannya semakin tersebunyi.   

Suku Korowai, Papua


 Suku Primitif Di Indonesia Ini Terancam Punah  10 SUKU PRIMITIF DI INDONESIA INI TERANCAM PUNAH

Suku Korowai yaitu salah satu Suku Primitif Indonesia yang terancam punah keberadaannya. Mereka hidup di hutan pedalaman Pulau Papua. Populasi mereka diperkirakan hanya tinggal 3.000 jiwa saja dan jumlahnya terus mengalami pengurangan jawaban sering terjadinya perang antar suku serta serangan penyakit yang sulit untuk disembuhkan.

Suku Korowai tinggal di rumah-rumah pohon yang tinggi menjulang dimana ketinggian rumah mereka sanggup mencapai 50 meter dari permukaan tanah. Suku Korowai ini juga dipercaya melaksanakan praktek kanibalisme yaitu dengan memakan daging manusia. 

Suku Togutil, Halmahera Utara

 Suku Primitif Di Indonesia Ini Terancam Punah  10 SUKU PRIMITIF DI INDONESIA INI TERANCAM PUNAH

Suku Togutil merupakan Suku Primitif Indonesia yang tinggal di Kepulauan Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara. Populasi mereka diperkirakan hanya tinggal 85 keluarga saja. Cara berpakaian Suku Togukil ini sama dengan suku-suku primitif lainnya di Indonesia. Suku ini tidak mengenakan baju ibarat insan modern tetapi mereka hanya mengenakan cawat yang hanya menutupi aurat mereka. 

Suku Anak Dalam, Jambi


 Suku Primitif Di Indonesia Ini Terancam Punah  10 SUKU PRIMITIF DI INDONESIA INI TERANCAM PUNAH

Suku Kubu atau yang dikenal luas ebagai Suku Anak Dalam atau Orang Rimba yaitu salah satu suku bangsa minoroitas yang hidup di Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan, Indonesia. Populasi mereka ketika ini diperkirakan tinggal sekitar 200.000 orang saja. Menurut tadisi mulut Suku Anak Dalam merupakan orang Maalau Sesat yang lari ke hutan rimba di sekitar Air Hitam, Taman Nasional Bukit Dua Belas. Mereka kemudian dinamakan Moyang Segayo. Tradisi lain menyebutkan mereka berasal dari Pagaruyung yang mengungsi ke kawasan Jambi. Hal ini diperkuat dengan watak Suku Anak Dalam mempunyai watak dan bahasa dengan Suku Minangkabau. Sumatera Barat.

Saat ini kehidupan mereka sangat mengenaskan seiring dengan hilangnya sumber daya hutan yang ada di Jambi dan Sumatera Selatan. Proses-proses marginalisasi yang dilakukan oleh pemerintah dan suku bangsa mayoritas (orang melayu) menciptakan populasi mereka kian berkurang. 

Suku Hutan, Batam


 Suku Primitif Di Indonesia Ini Terancam Punah  10 SUKU PRIMITIF DI INDONESIA INI TERANCAM PUNAH

Suku Hutan yaitu sebutan untuk masyarakat yang hidup terasing di pedalaman hutan Pulau Rempang  Batam, Kepulauan Riau. Dengan hidup sangat terasing dari orang luar dan membatasi diri dengan kehidupan luar mengakibatkan Suku Hutan ini terancam punah. Tingkat maut yang tinggi, akomodasi kesehatan yang tidak memadai pada tahun 70-an suku ini hanya tinggal 70 keluarga atau sekitar 150 orang saja.

Saat ini populasi mereka kian menyusut dan Suku Orang Hutan yang mendiami Pulau Rempang ini hanya tinggal 13 orang saja.

Masyarakat Suku Hutan mempunyai kebiasaan meminum tuak yang dalam kebiasaan ini mereka sering mengalami penyakit parah hingga kematian. Sejak ratusan tahun yang kemudian Suku Hutan ini selalu tinggal di rumah kayu yang beratap daun jerami dengan hidup bertani ibarat menanam ubi jalar dan ubi kayu. Selain itu mereka memanfaatkan alam sekitar ibarat berburu binatang liar di hutan sekitar pemukiman mereka.   

Suku Berebere, Maluku

 Suku Primitif Di Indonesia Ini Terancam Punah  10 SUKU PRIMITIF DI INDONESIA INI TERANCAM PUNAH

Suku Berebere dianggap juga sebagai suku kanibal yang terakhir terlihat pada tahun 1900-an lalu. Populasi mereka diperkirakan hanya belasan orang saja. Ciri-ciri mereka bertubuh besar dengan tinggi hampir mencapai 2 meter, warna kulit gelap dengan bentuk badan yang sangat menakutkan.

Suku ini hidup secara liar di hutan-hutan Halmahera untuk berburu hewan-hewan liar. Jika mereka tidak menemukan binatang liar untuk dimakan, secara rahasia mereka juga akan memburu insan dari suku lain untuk di jadikan makanan.

Suku Berebere ini pada masa kemudian sangat ditakuti, alasannya akan sangat ganas apabila bertemu dengan suku-suku lain. Mereka akan memakan daging siapapun secara mentah-mentah. Kemungkinan alasannya kelakuan suku Berebere ini sangat mengancam ketentraman penduduk suku-suku lain, ibarat suku Togutil, menciptakan suku Togutil memburu dan membasmi suku Berebere. Akibat dari perburuan ini suku Berebere demi menyelamatkan diri lari masuk lebih ke dalam hutan pedalaman. Setelah itu, suku Berebere ini tidak pernah lagi ditemukan oleh penduduk setempat. Tidak diketahui secara pasti, keberadaan suku Berebere ketika ini dan pemukimannya pun tidak diketahui.

Suku Polahi, Gorontalo


 Suku Primitif Di Indonesia Ini Terancam Punah  10 SUKU PRIMITIF DI INDONESIA INI TERANCAM PUNAH

Polahi yaitu sebutan untuk suku terasing dan primitif yang hidup di hutan pedalaman Gorontalo. Menurut dongeng yang beredar di masyarakat, Suku Polahi yaitu masyarakat pelarian zaman Belanda yang melaksanakan eksodus ke dalam hutan alasannya takut dan tidak mau di jajah oleh Belanda sehingga mengakibatkan mereka menjadi Suku Terasing hingga dengan ketika ini.

Saat ini populasi mereka hanya tinggal 500 orang saja. 200 orang berada di Kecamatan Paguyuman dan 300 orang lainnya berada di Kecamatan Suwawa. Saat ini mereka hidup di hutan pedalaman dalam kelompok-kelompok kecil. 

Suku Kombai, Papua


 Suku Primitif Di Indonesia Ini Terancam Punah  10 SUKU PRIMITIF DI INDONESIA INI TERANCAM PUNAH

Suku Kombai merupakan salah satu Suku Primitif di Indonesia yang hidup di pedalaman hutan Papua. Suku Kombai ini tinggal di rumah-rumah pohon sementara kehidupan mereka mengandalkan hasil berburu dan meramu. Sayangnya belum ada penelitian lebih jauh mengenai kehidupan Suku Kombai dikarenakan norma mereka yang nomaden. 

Suku Dayak Ngayau


 Suku Primitif Di Indonesia Ini Terancam Punah  10 SUKU PRIMITIF DI INDONESIA INI TERANCAM PUNAH

Ngayau sebetulnya hanya merupakan sebutan yang artinya memotong kepala musuh. Suku Dayak Ngayau hidupnya masih sangat primitif sekali dan hidup di pedalaman hutan-hutan Kalimantan. Seperti halnya Suku Korowai, Suku Ngayau juga dipercaya mempunyai sifat kanibalisme. Belum ada penelitian lebih lanjut perihal keberadaan mereka di pedalaman hutan-hutan Kalimantan. 

Suku Sakai


 Suku Primitif Di Indonesia Ini Terancam Punah  10 SUKU PRIMITIF DI INDONESIA INI TERANCAM PUNAH

Suku Sakai merupakan salah satu suku bangsa di Indonesia yang hidup di pedalaman Riau, Sumatera. Suku Sakai merupakan keturunan Minangkabau yang melaksanakan migrasi ke tepi Sungai Gasib, di hulu Sungai Rokan, pedalaman Riau pada kurun ke-14. Seperti halnya Suku Ocu (penduduk orisinil Kabupaten Kampar), Orang Kuantan, dan Orang Indragiri, Suku Sakai merupakan kelompak masyarakat dari Pagaruyung yang bermigrasi ke daratan Riau berabad-abad lalu. Sebagian besar masyarakat Sakai hidup dari bertani dan berladang. Tidak ada data niscaya mengenai jumlah orang Sakai. Data kependudukan yang dikeluarkan oleh Departemen Sosial RI menyatakan bahwa jumlah orang Sakai di Kabupaten Bengkalis sebanyak 4.995 jiwa.

Mungkin masih banyak lagi suku-suku primitif di Indonesia lainnya yang terancam punah yang belum sanggup kami ungkapkan seluruhnya. Semoga dengan adanya artikel ini dapat menambah wawasan kita perihal keberadaan suku-suku primitif di Indonesia ini yang jikalau kita tidak jaga dan lestarikan lambat laun pada gilirannya akan punah dari bumi Indonesia.
Loading...
ARTIKEL PILIHAN

Artikel Terkait

Post a Comment