Kebudayaan Maluku

Iklan 728x90

Kebudayaan Maluku

1. Rumah Adat

Rumah etika Maluku dinamakan Baileo. Baileo digunakan untuk tempat pertemuan, musyawarah dan upacara etika yang disebut Saniri Negeri. Rumah tersebut merupakan panggung dan dikelilingi oleh serambi. Atapnya besar dan tinggi terbuat dari daun rumbia, sedangkan dindingnya dari tangkai rumbai yang disebut.
Rumah Adat Maluku (Baileo)
2. Pakaian Adat

Prianya menggunakan pakaian etika berupa setelann jas berwarna merah dan hitam, baju dalam yang berenda dan ikat pinggang. Sedangkan wanitanya menggunakan baju Cele, semacam kebaya pendek, dan berkain yang disuji. Perhiasannya berupa anting anting, kalung dan cincin. Pakaian ini menurut etika Ambon.
3. Tarian tarian Daerah Maluku

a. Tari Lenso, merupakan tari pergaulan bagi segenap lapisan masyarakat Maluku.
b. Tari Cakalele, yaitu tari perang yang melukiskan jiwa kepahlawanan yang gagah perkasa.
c. Tari Cakaola, merupakan jenis tari pergaulan yang digarap menurut unsur unsur gerak tari tradisional Orlapei dan Saureka reka. Tari ini biasannya ditarikan untuk memeriahkan pesta pesta atau dipertunjukkan dalam rangka manjamu tamu tamu terhormat.
Tari Cakalele
4. Senjata Tradisional

Senjata tradisional yang populer di Maluku yaitu Parang Salawaku. Panjang bendo 90-100cm, sedangkan Salawaku (perisainya) dihiasi dengan motif motif yang melambangkan keberanian.
Parang tersebut terbuat dari materi besi yang keras dan ditempa oleh seorang terpelajar besi khusus. Tangkai bendo terbuat dari kayu keras, menyerupai kayu besi atau kayu gupasa. Sedangkan Salawaku (perisainya) terbuat dari kayu yang keras pula. Selain untuk keperluan perang, bendo salawaku digunakan pula dalam menarika tari Cakalele.
Parang Salawaku
5. Suku : Suku dan marga yang terdapat didaerah Maluku yaitu : Rana, Alifuru, Togitil, Furu Aru, dan lain lain.

6. Bahasa Daerah : Togitil, Furu Aru, dan Ahfuru.

7. Lagu Daerah : Kole kole, Mande mande, Rasa Sayang  Sayange.
Loading...
ARTIKEL PILIHAN

Artikel Terkait

Post a Comment