Faktor Penyebab Terjadinya Perang Dunia Ii

Iklan 728x90

Faktor Penyebab Terjadinya Perang Dunia Ii

Terjadinya Perang Dunia II dilatarbelakangi oleh beberapa peristiwa. Diantara insiden insiden tersebut terdapat penyebab umum dan penyebab khusus. Berikut faktor-faktor penyebab tersebut.

Sebab Umum Terjadinya Perang Dunia II

Fasisme sebagai salah satu lambang kediktatoran bahu-membahu telah muncul jauh sebelum masa ke-20. Faham tersebut semakin berkembang dan menjadi ideology sebuah Negara. Kemunculan Negara-negara berhaluan fasisme itulah yang disinyalir menjadi penyebab utama Perang Dunia II. Alasannya, fasis merupakan lawan demokrasi dan menjadikan munculnya kontradiksi ideology antarnegara. Akibatnya, perlombaan persenjataan pun tidak bisa dihindari. Selain itu, gagalnya LBB(Liga Bangsa-Bangsa) mewujudkan kiprah perdamaian dan keamanan dunia dianggap sebagai alasannya umum terjadinya Perang Dunia II.
Faktor Penyebab Terjadinya Perang Dunia ke 2
1. Lahirnya Negara-Negara Fasis

Kemunculan tokoh tokoh politik gres di Eropa dan ditempat tempat lain telah membuat stabilitas dunia goyah. Keamanan dan kedaulatan suatu Negara mulai terancam dengan adanya tanda-tanda ultranasionalime (rasa kebangsaan yang berlebihan) dinegara Negara yang menjalankan fasisme.
Fasisme merupakan paham golonagn nasionalis ekstrem yang menganjurkan dijalankannya kekuasaan pemerintahan otoriter. Fasisme mengutamakan kepentingan Negara diatas segala  galanya. Dengan sistem kekuasaan adikara pemerinatah menjadikan warba negara sebagai tujuan politik. Rakyat harus mengorbankan segal galanya demi Negara. Rakyat dihentikan mengeluarkan pendapat yang bertentangan dengan penguasa lantaran setiap penentang akan ditindasnya. Selain itu, Negara Negara yang berpaham fasis selalu bertindak ekspansif yang membahayakan perdamaian dunia. Negara Negara yang berpaham fasis, yaitu Italia, Jerman, dan Jepang. 

a. Fasis Italia 
Kepimpinanan fasis di Italia dikenalkan oleh Benito Musolini. Pada tahun 1919 Mussolini mendirikan partai yang berjulukan Fascio di Combattiment dikota Milan. Mussolini ingin menjadikan Italia sebagai pewaris kejayaan Romawi. Ia sangat berambisi menguasai negeri negeri lain yang dahulu menjadi serpihan dari Kekasairan Romawi. Demi mewujudkan ambisininya itu, Mussolini anara lain berupaya menyatukan daerah daerah yang berbahasa Italia, ibarat Malta, Corsica, Nice, Savoye, dan Tirol. Selatan dengan semangat Italia Irridenta (Italia yang belum dibebaskan). Selain itu, Mussolini juga memperkuat angkatan perang melalui jalinan kolaborasi militer dengan jerman.

b. Fasis Jerman
Pemimpin fasisme Jerman ialah Adolf Hitler. Iya mendirikan partai National Sozialistische Deuitsche Arbeiter Partei (NSDAP) yang lebih dikenal dengan nama Nazi pada tahun 1921. Ia pun membentuk tentara eksklusif yang dinamakan Schutz Staffeln (S.S.) atau Pasukan Penjaga. Dalam bukunya yang diberi judul Mein Kampf (Perjuangan Saya), Hilter mengumandangkan keagungan bangsa Jerman sebagai ras yang unggul. Menurut Hilter, ras Aria telah diciptakan untuk memimpin dunia. Karena itu, kejayaan Jerman ibarat sebelum pecahnya Perang Dunia I menjadi impiannya. Hilter kemudian membangun armada angkatan perang yang besar lengan berkuasa dan berusaha menguasai Negara Negara didunia.

c. Fasis Jepang
Pada masa kepimpinan Kaisar Hirohito, Jepang mulai tampil sebagai Negara industry yang maju. Negara ini menghadapi hambatan kurangnya materi buku dan daerah pemasaran hasil industry. Untuk mengatasinya, Jepang melancarkan politik perluasan kenegara Negara dikawasan Asia Pasifik. Sebagai langkah awal, Jepang memodernisasi angkatan perang dan berusaha meluaskan kekuasaan ke Negara Negara terketa, ibarat Korea, Manchuria, dan China.

2. Timbulnya Pertentangan Ideologi Antarnegara

Sesudah Perang Dunia I, muncul tiga kelompok Negara yang saling bertentangan paham atau ideologinya, yaitu sebagai berikut.
a. Negara Negara totaliter kanan yang berpaham fasis, yaitu Jerman, Italia, dan Jepang.
b. Negara totaliter kiri yang berpaham komunis yakni Uni Soviet (sekarang Rusia).
c. Negara Negara demokrasi berpaham liberalis, ibarat Perancis, Inggris, dan Amerika Serikat.

3. Perlombaan Persenjataan Antarnegara

Negara Negara yag berbeda ideology ibarat fasis, komunis, dan liberalis bersaing memperebutkan hegemoni dunia. Persaingan segitiga tersebut telah mengakibatkan masing masing kelompok berlomba lomba mempersenjatai diri.Inggris membuat armada udara Royal Air Forcedan Jerman membut kapal tempur Bismarck dengan peluru kendali Vergeltung(Pembalasan).Jepang membangun armada bahari dan telah mempunyai kapal tempur terbesar didunia yang dinamai Yamato dan Musashi.

4. LBB Gagal Menwujudkan Tugas Perdamaian dan Keamanan Dunia

LBB merupakanorganisasi dunia yang dibutuhkan bisa menjaga perdamaian dan keamanan dunia. Namun, LBB  ternyaa tidak mempunyai kekuatan untuk mencegah tindakan Negara Negara fasis yang melaksanakan perluasan kenegara lain. Gagalnya upaya LBB telah mengakibatkan organisasi dunia tersebut tidak mempunyai wibawa dimata dunia internasional.

Sebab Khusus Terjadinya Perang Dunia II

Sebab khusus timbulnya Perang Dunia II yaitu sebagai berikut.

  1. Serbuan Jerman ke Polandia pada 1 September 1939 merupakan penyebab terjadinya Perang Dunia II di Eropa. Serangan tersebut dilakukan dengan dalih mengembalikan Kota Danzig di Polandia yang sebagian besar penduduknya berbangsa Jerman.
  2. Serbuan Jepang atas pangkalan armada bahari Amerika Serikat di Pearl Harbour pada 7 Desember 1941 mengakibatkan pecahnya Perang Dunia II di Asia-Pasifik. Serangan ini dilakukan sesuai dengan rencana Jepang untuk memperoleh kemenangan dan kekuasaan di Asia Timur Raya.
Loading...
ARTIKEL PILIHAN

Artikel Terkait

Post a Comment