3 Fakta Kesenian Budaya Kuda Lumping Yang Menjadi Khas Indonesia

3 Fakta Kesenian Budaya Kuda Lumping Yang Menjadi Khas Indonesia

Tidak bisa di pungkiri lagi bahwa negara tercinta kita ini telah menjadi suatu negara yang kaya akan budaya. Bahkan indonesia juga menjadi domisili berbagai banyak suku, termasuk kesenian Budaya Kuda Lumping.

Oleh karena itu kita sebagai warga indonesia, mari kita cintai kita pelihara dan kita kembangkan semua kekayaan yang ada pada INDONESIA tercinta ini.

Saat ini saya akan membahas tentang salah satu budaya kesenian asli indonesia yang sangat dicintai dan tersohor di antero Indonesia. Bahkan para perempuan muda, anak kecil, orang dewasa sangat menyukai seni budaya ini. Seni budaya tersebut adalah kesenian Budaya Kuda Lumping atau jaranan yang artinya sebenarnya adalah sama. Jika diartikan dalam bahasa indonesia berarti kuda.

Kenapa kesenian Budaya Kuda Lumping atau jaran kepang dan sebagainya apapun itu sebutannya  pengartian dalam bahasa indonesia adalah kuda?? Ini dikarenakan dalam kesenian kuda lumping sendiri sangat di identikkan dengan simbol kuda yang terbuat dari anyaman bambu yang dibuat oleh para seniman local yang difungsikan untuk melengkapi properti saat pertunjukan seni budaya jaran kepang pada saat di laksanakan.

Dalam  kesenian Budaya Kuda Lumping ini ada beberapa moment moment yang telah menjadi ciri khas dari indonesia dan seni budayanya. Seperti yang saya jabarkan di bawah ini adalah sebagian proses yang ada dalam kesenian jaranan atau kuda lumping di indonesia.

Para pelaku kesenian Budaya Kuda Lumping ini sebelum mereka melaksanakan tarian kuda lumping nya mereka pasti akan merias wajahnya layaknya seorang penari. Baik itu wanita maupun pria.

Dalam proses ini menggambarkan bahwa di dalam sebuah seni budaya yang akan mereka tampilkan adalah mewakili banyak hal. Termasuk riasan khas wajah penari kuda lumping yang dilakukan sebelum dilakukanya sebuah tarian kuda lumping mewakili bahwa didalam kesenian tersebut banyak mengandung energi energi positif dan negatif yang akan saling berkumpul dalam satu wadah yang ada. Yaitu sebuah raga manusia.

Adanya proses kesurupan dalam kesenian Budaya Kuda Lumping.

Pada proses ini sebenarnya mewakili secara tidak langsung suatu proses yang menunjukkan bahwa kita manusia di dunia ini tidak lah hidup sendiri. Namun dalam kehidupan ini sebenarnya ada alam lain yang berdampingan dengan kehidupan manusia yaitu alam bawah sadar atau alam mistis yang dimana diharuskan kita sebagai manusia saling menghormati dan saling sama menjaga antara dimensi dunia masing masing.

Dengan seperti itulah sebenarnya pengertian yang tersirat didalam sebuah seni budaya yang sudah ada sejak lama ini. Proses ini sebenarnya juga sudah menjadi ciri khas dari indonesia sendiri bahwa indonesia dikenal sebagai negara yang masyarakatnya ramah dan peduli akan sesama, sopan santun dan etika yang halus juga menjadi wajah dari negara indonesia ini.

Adanya pertunjukan memakan bunga bahkan memakan sesuatu benda yang tidak dapat di nalar dalam sebuah logika manusia.

Proses seperti ini akan ada pada saat pertunjukan seni budaya kuda lumping. Dalam pertunjukan ini sebenarnya  tersirat pula sebuah pengetahuan yang secara simbolis ingin disampaikan secara pertunjukan dengan cara lewat sebuahh kesenian kuda lumping. Dalam pertunjukan ini ingin disampaikan bahwa jika kita menjadi seorang manusia jangan pernah lah kita menjadi manusia yang sombong akan sebuah kekuatan. Karena sebenarnya jika alam ini mau dan semua di iya kan oleh sang pencipta, maka kita tidak lah akan ada apa apanya.
Loading...
SHARE
Subscribe to get free updates

Artikel Terkait

Post a Comment